Dinas PU Siap Rehab Mahligai Iman. - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Rabu, 18 Juni 2014

    Dinas PU Siap Rehab Mahligai Iman.

    Bidik Kalsel,
    Salah satu asset Pemkab Tanbu yang bakal direhab oleh Dinas Pekerjaan Umum adalah bangunan Mahligai Iman Gunung Tinggi.


    Keterangan yang didapat dari Sekdakab Tanbu, Said Akhmad pada pemberitaan terdahulu menyebut, bangunan Mahligai Iman bukannya terbengkalai, namun tidak dipergunakan karena ada bagian bangunan yang kondisinya mengalami kerapuhan dan dikhawatirkan ambruk saat digunakan.
    "Pada Tahun 2015 nanti akan direhab dan tekhnisnya sudah disampaikan pada Dinas PU Tanbu," sebut Sekdakab waktu itu. 


    Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PU Tanbu, Roy Rizali Anwar saat dikonfirmasi menyatakan siap untuk merehab dan memperbaiki salah satu asset Pemkab peninggalan Bupati Zairullah tersebut.
    "Bila Tim Anggaran sudah menganggarkannya, kita siap untuk merehabnya," sebut Roy. 


    Hanya saja menurut Roy, "peruntukan bangunan tersebut harus jelas, dan direncanakan untuk apa, soalnya diperbaiki pun percuma saja bila tidak digunakan, dan bakal akan mengalami kerusakan lagi karena terlantar dan dibiarkan," sambungnya. 


    Masih menurut Roy, DPU sudah mencek kelokasi, dan menemukan ada beberapa titik kerusakan dan perapuhan bangunan.
    "Untuk besaran anggaran, tergantung banyaknya titik kerusakan.Bila rehab berat sekitar Rp 500 juta, dan bila dirombak akan menghabiskan dana sekitar Rp 2,5 Milyar," pungkasnya. 
     

    Sementara Kabag Umkap Tanbu, Rooswandi Salem melalui telepon seluler menjelaskan, perehaban bangunan Mahligai Iman tersebut dimungkinkan peruntukannya bagi SKPD yang belum mempunyai kantor sendiri.
    "Melihat dengan adanya beberapa SKPD yang belum mempunyai kantor sendiri, dimungkinkan bangunan Mahligai Iman itu digunakan untuk Kantor Dinas," sebut Rooswandi. (MIZ)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda